Mengapa Sprei Tertentu Bisa Berpasir?

Mengapa Sprei Tertentu Bisa Berpasir?

Tidur yang sehat bukan hanya mencukupi kuantitas waktu yang dibutuhkan saja. Terdapat beragam aspek yang memengaruhi kualitas tidur seperti halnya faktor kenyamanan lingkungan, serta risiko stres maupun depresi.  Karenanya, penting bagi Anda untuk memilih dan  menciptakan tempat tidur yang senyaman mungkin. Selain ketersediaan bantal, bebebrapa hal yang perlu dipertimbangkan adalah dengan melakukan pemilihan sprei.

Kualitas sprei maupun bedcover yang Anda pilih amat ditentukan oleh jenis kain (bahan sprei/bedcover) yang digunakan. Satu aturan umum yang harus dipenuhi yaitu memilih bahan maupun material yang lembut serta nyaman sehingga dapat digunakan untuk istirahat Anda. Mengapa Sprei Tertentu Bisa Berpasir? Sprei maupun bedcover sendiri terbuat dari beragam kain yang punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Nah, jika Anda ingin bahan halus ada baiknya untuk mencoba satin Jepang, material katun, atau serat alami. Namun, jika Anda ingin jenis sprei dan bedcover yang lebih sehat tidak ada salahnya menggunakan sprei berbahan selulosa bambu, yang ramah lingkungan dan tidak berisiko mengiritasi kulit.

Beberapa cara untuk menentukan kualitas kain sprei atau bedcover salah satunya Menyentuh dan meremas kain. Tujuannya untuk mematikan “kadar” kualitas dari kain. Jika saat meremas Anda merasakan permukaan kain yang sangat lembut, itu artinya sprei Anda terbuat dari bahan kain berkualitas. Hal yang sama berlaku sebaliknya apabila Anda merasakan tekstur kasar dan agak kaku saat meremasnya hal itu berarti kualitas sprei Anda justru kurang baik dan menjadi berpasir.

Mengapa Sprei Tertentu Bisa Berpasir?

Nah, itulah alasan Mengapa Sprei Tertentu Bisa Berpasir? dari www.spreijepang.com. Semoga bisa bermanfaat buat anda semua.

Tags:

Comments are closed.