Mengenal Jenis Bahan Kasur

Mengenal Jenis Bahan Kasur

Agar kualitas tidurmu serasa nyaman maka perlu adanya pemilihan kasur yang sesuai agar nantinya kamu bisa tidur nyenyak, waktu tidur yang berkualitas juga bisa ditingkatkan dengan pemilihan jenis kasur, matras, atau tempat tidur yang pas. Tidak mau kan, kualitas tidurmu menurun karena kasur matras yang terlalu keras? Kasur matras yang terlalu empuk pun ternyata kurang bagus untuk kualitas tidur, lho!

Kasur merupakan semacam bantalan yang dibuat dengan bahan lembut sehingga orang bisa tidur dengan nyaman di atasnya. Namun kita sudah terlanjur mengenal banyak jenis kasur berdasarkan bahannya. Bagi mereka yang lahir di tahun 80-90 an mungkin tidak asing dengan yang namanya kasur berbahan kapas dan kasur berbahan kapuk.Namun bagi mereka yang hidup di zaman sekarang dan merantau jauh mungkin juga tidak asing dengan bahan kasurbusa.

Mengenal Jenis Bahan Kasur

Nah untuk itu banyak dari kamu pastinya juga kadang bingung dan tidak tahu dengan bahan kasur yang sedang dipakai termasuk aku juga hehe.. untuk itu berikut mengenal jenis bahan kasur dari www.spreijepang.com :

  1. Kasur kapuk

Kasur kapuk merupakan jenis kasur yang sangat populer di Indonesia sejak dulu. Sebagian besar orang yang tinggal di pedesaan masih mempercayai kasur ini sebagai tempat tidur mereka. Kapuk mirip seperti kapas yang diperoleh dari buah randu. Kasur ini memiliki keunggulan pada kenyamanan yang ditinggi, alami dan harganya relatif murah.

Kekurangan dari kasur ini adalah mudah kempes setelah beberapa tahun penggunaan namun dapat ditambahkan kapuk lagi untuk membuatnya tetap empuk. Kasur kapuk juga rawan mengeluarkan debu dan bisa menjadi tempat bagi kutu dan tungau apabila tidak dirawat dengan baik. Hal ini dapat merusak kesehatan penggunanya. Mungkin beberapa diantar kita sering melihat orang menjemur kasur kapuk dan dipukul-pukul agar semua debunya keluar dan bakterinya mati.

  1. Kasur pegas (Spring bed)

Disebut juga Kasur Innerspring (koil) menggunakan dukungan pegas logam di bawah permukaannya. Kita biasanya dapat mengukur kualitas kelenturan dari kasur ini dengan mengetahui seberapa banyak pegas yang menopangnya. Jumlah dan distribusi pegas menentukan seberapa baik kasur akan menyesuaikan diri dengan tubuh. Kasur pegas atau spring bed ini biasanya dapat bertahan hingga 10 tahun tergantung merek dan perawatan kasur tersebut.

  1. Kasur busa

Kasur busa merupakan jenis kasur yang sangat umum, apalagi bagi mereka yang merantau dan ingin memiliki kasur yang murah dan nyaman di kos atau rumah kontrakan. Kasur busa dibuat dengan material busa yang mirip dengan spon pencuci piring. Kasur busa memiliki tingkat kelenturan yang baik, lebih rapi dan ringan.

  1. Kasur busa memori

busa memori adalah pilihan yang bagus. Memory foam populer karena dapat secara bertahap menyesuaikan diri dengan tubuh Anda saat Anda tidur.

  1. Kasur lateks

Kasur lateks menggunakan busa lateks, bukan memory foam (busa memori). Kasur lateks dapat dibuat dengan bahan alami. Lateks juga menawarkan berbagai tingkat kelenturan dan kemewahan untuk mengakomodasi posisi tidur samping, punggung, atau perut.

Tags:

Comments are closed.